Partai ke-700, Kekalahan ke-129
Porto –
Klub Portugal FC Porto mengkudeta posisi teratas Grup G Liga Champions yang selama ini dikuasai Arsenal setelah menundukkan tim asal Inggris itu dengan 2-0 di Estadio do Dragao, Rabu (10/12).
Gol-gol bek Bruno Alves di menit ke-38 dan penyerang Lisandro Lopez di menit ke-54 membuat tim asuhan Jesualdo Ferreira itu mengangkangi Arsenal dengan 12 poin sementara The Gunners tetap dengan 11 poin ada di posisi dua.
Ferreira mengatakan, timnya seharusnya bisa menang dengan lebih banyak gol. “Pemain melakukan apa yang saya minta, kami layak menang atas tim yang memainkan sepakbola gaya spesial,” kata dia usai laga.
Permainan menyerang Arsenal, yang kali ini menurunkan barisan pemain mudanya seperti Nicklas Bendtner, Aaron Ramsey, dan Carlos Vela, ternyata bisa dijinakkan barisan pertahanan Porto yang digalang Pedro Emmanuel dan Jorge Fucile.
“Kami mampu menghentikan permainan menyerang Arsenal karena pertahanan kami sangat bagus dan para pemain juga bermain dengan rendah hati.”
“Kami layak ada di tempat pertama grup, tapi yang paling penting adalah para pemain sangat berkembang dengan permainan seperti ini,” ungkap Ferreira lagi.
Dari kubu Arsenal, manajer Arsene Wenger mengakui timnya bermain kurang bagus. “Porto lebih kuat dari kami,” katanya. “Kami tak mengalami masalah sampai mereka mencetak gol, dan kemudian segalanya menjadi sulit.”
Sejak bergabung dengan Arsenal, September 1996, Wenger telah mencatat 406 kemenangan dan 165 seri, selain 129 kalah.
Setelah tertinggal 2-0, Wenger mengungkapkan kalau para pemainnya kehilangan kepercayaan diri dan tak cukup kuat untuk mengejar ketinggalan.
Arsenal kini mesti menunggu undian babak 16 besar yang akan digelar di Nyon, 19 Desember mendatang. Karena hanya di urutan kedua, Robin van Persie dan kawan-kawan bisa saja berjumpa tim-tim kuat seperti Panathinaikos, Juventus, Bayern Munich, Barcelona, atau AS Roma.
Namun demikian, Wenger menegaskan mereka tak perlu takut pada siapapun. “Kami mampu bertarung dengan siapapun di Eropa dan lolos menghadapi tim manapun,” kata laki-laki Prancis ini. “Saya penting untuk (memikirkan) kembali Liga Premier Inggris dan menggapai posisi bagus. Kami sekarang punya cukup waktu untuk fokus pada hal itu.”
Di laga itu, Wenger kembali menurunkan Emmanuel Eboue meski pemain asal Pantai Gading ini dicemooh suporter sendiri karena penampilan buruknya ketika Arsenal kalah 1-0 dari Wigan, sabtu lalu.
Eboue mendapat tepuk tangan lumayan ketika turun di do Dragao dari pendukung Arsenal yang pergi ke Portugal. “Dia didukung suporter dan bermain dengan baik,” kata Wenger.ap/van